Assalamualaikum..
Di awal pagi, sudah ada sesuatu yang menyentap hati dan perasaan.. SEDIH!!!

Entahlah.. Mungkin ini satu ketentuan..
Dugaan yang Allah beri untuk menguji keikhlasan dan kesetiaan hamba-Nya...
Walau hati bagai dicarik-carik dan ditoreh-toreh dengan pisau yang tajam dan dilumur dengan garam dan cuka, ia memang tersangat pedih.. Cuma, kesabaran dalam melayarinya mampu menjadikan diri ini tabah walau hakikatnya, sudah tidak berdaya..
Betullah kata pujangga, hidup tak selalu indah.. Tapi, ...
Andai ini takdirnya, diri ini akan cuba menerima hakikatnya...
Walau itu bisa melumpuhkan kehidupan ini buat seketika dan mungkin akibatnya untuk selamanya..
Ya Allah, hanya pada-Mu diri ini memohon kekuatan, petunjuk dan hidayah dalam melayari kehidupannya sebagai seorang manusia, seorang hamba, seorang anak, seorang wanita, seorang kekasih, seorang sahabat...
Ini bukan "tamparan" pertama dalam hidup dalam dan dalam perhubungan ini..
Seandainya Engkau izinkan Ya Rahman, jadikanlah perhubungan ini indah bukan hanya di dunia ini tapi juga di akhirat kelak serta restuilah perhubungan ini..
Moga setiap perhubungan yang tercipta tanpa mengira status sebagai anak, sahabat, kekasih, hamba, suami, isteri dan sebagainya, menjadi lebih indah...
Mungkin, sehingga hari ini, hati ini dilukakan tanpa sengaja dan dibiarkan untuk pulih sendiri..
Biarlah... Asalkan dia bahagia di sana...
Diri ini akan tetap berusaha agar menjadi yang terbaik dalam hidup ini..
Kesedihan ini, penantian ini, kelukaan ini...
Biarlah ia singgah seketika..
Bila sampai masanya, ia akan pergi...
Moga kebahagiaan itu muncul untuk selamanya..
Walau TERSENTAP di pagi hari, tabahlah...
Mulakan hari dengan senyuman..
Wassalam..
Di awal pagi, sudah ada sesuatu yang menyentap hati dan perasaan.. SEDIH!!!

Entahlah.. Mungkin ini satu ketentuan..
Dugaan yang Allah beri untuk menguji keikhlasan dan kesetiaan hamba-Nya...
Walau hati bagai dicarik-carik dan ditoreh-toreh dengan pisau yang tajam dan dilumur dengan garam dan cuka, ia memang tersangat pedih.. Cuma, kesabaran dalam melayarinya mampu menjadikan diri ini tabah walau hakikatnya, sudah tidak berdaya..
Betullah kata pujangga, hidup tak selalu indah.. Tapi, ...
Andai ini takdirnya, diri ini akan cuba menerima hakikatnya...
Walau itu bisa melumpuhkan kehidupan ini buat seketika dan mungkin akibatnya untuk selamanya..
Ya Allah, hanya pada-Mu diri ini memohon kekuatan, petunjuk dan hidayah dalam melayari kehidupannya sebagai seorang manusia, seorang hamba, seorang anak, seorang wanita, seorang kekasih, seorang sahabat...
Ini bukan "tamparan" pertama dalam hidup dalam dan dalam perhubungan ini..
Seandainya Engkau izinkan Ya Rahman, jadikanlah perhubungan ini indah bukan hanya di dunia ini tapi juga di akhirat kelak serta restuilah perhubungan ini..
Moga setiap perhubungan yang tercipta tanpa mengira status sebagai anak, sahabat, kekasih, hamba, suami, isteri dan sebagainya, menjadi lebih indah...
Mungkin, sehingga hari ini, hati ini dilukakan tanpa sengaja dan dibiarkan untuk pulih sendiri..
Biarlah... Asalkan dia bahagia di sana...
Diri ini akan tetap berusaha agar menjadi yang terbaik dalam hidup ini..
Kesedihan ini, penantian ini, kelukaan ini...
Biarlah ia singgah seketika..
Bila sampai masanya, ia akan pergi...
Moga kebahagiaan itu muncul untuk selamanya..
Walau TERSENTAP di pagi hari, tabahlah...
Mulakan hari dengan senyuman..
Wassalam..



